Bagi pemula (maaf ), wartawan yang baru belajar. Menulis hasil wawancara sama sulitnya dengan melakukan wawancara pertamakali. Meski daftar pertanyaan sudah kita buat, belum tentu saat melakukan wawancara, tidak grogi. Yang pasti, APA SAJA, KALAU BARU PERTAMA KALI MELAKUKANNYA, PASTI AKAN MUNCUL PERASAAN RAGU RAGU, GROGI dan sejenisnya. Yakinlah, saat YANG PERTAMA itu sudah kita lewati, selanjutnya akan mudah dan MENYENANGKAN.
Penulisan hasil wawancara dengan mengutip secara langsung PERTANYAAN dan kemudian JAWABAN nya juga, itu yang paling mudah dilakukan kita, sebagai wartawan pemula. Dan penulisan model seperti ini banyak disukai pembaca, karena dengan begitu, pembaca bisa langsung mengetahui gaya berbicara, juga sikapd ana sifat tokoh yang di wawancara.
Bagi wartawan pelajar, penulisan model ini juga lebih mudah. karena kita tinggal menyalin setiap kata per kata di alat perekam apa adanya, tanpa harus mencari cari kata dan kalimat yang pas untuk menggambarkan sosok tokoh yang kita wawancarai
Contohnya :
Penulisan hasil wawancara dengan mengutip secara langsung PERTANYAAN dan kemudian JAWABAN nya juga, itu yang paling mudah dilakukan kita, sebagai wartawan pemula. Dan penulisan model seperti ini banyak disukai pembaca, karena dengan begitu, pembaca bisa langsung mengetahui gaya berbicara, juga sikapd ana sifat tokoh yang di wawancara.
Bagi wartawan pelajar, penulisan model ini juga lebih mudah. karena kita tinggal menyalin setiap kata per kata di alat perekam apa adanya, tanpa harus mencari cari kata dan kalimat yang pas untuk menggambarkan sosok tokoh yang kita wawancarai
Contohnya :
1.
Mohon diperkenalkan siapa bapak ? Mulai menjabat
sebagai Kasek sejak kapan ?
Dan apa kiat bapak dalam memimpin Sekolah ini
?
Nama saya, Alizar SPd. Itu saja Menjabat sebagai Kepala sekolah di SMAN 1 Mandau sejak 11 AGustus 2015 .............................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar